Tampilkan postingan dengan label Pesta Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesta Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Cara memilih pesta pernikahan

Sering kali kita melihat beberapa pasangan mengalami stress atau depresi menjelang pesta pernikahan mereka. Hal initerjadi diakibatkan oleh beberapa sebab diantaranya banyaknya hal yang harus dipikirkan secara sekaligus ketika akan menyelenggarakan pesta pernikahan seperti membuat perencanaan jenis pesta, perlengkapan dan peralatan pesta, vendor-vendor pesta hingga sumber daya atau dana yang dimiliki untuk mengcover semua kebutuhan pesta. Belum lagi bila kedua pihak belum mendapatkan kata mufakat yang berpotensi menjadi sumber konflik mengenai perencanaan pesta, maka semakin memperburuk keadaan. Maka berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan dalam memilih pesta pernikahan:

Melakukan upaya komunikasi aktif antara pasangan dan keluarga. Sebab bagi kebanyakan orang di negara kita, suatu pesta pernikahan tidak lepas tangan dari peranan dua keluarga besar yakni keluarga calon mempelai pria dan keluarga calon mempelai wanita. Maka sebaiknya melakukan perundingan terlebih dahulu, dengan mengutamakan toleransi atas suatu perbedaan.

Selectif dalam membuat daftar panitia yang dapat membantu. Ingat yang membantu atau mendukung Anda!! bukan justru malah merepotkan kita. Pilih yang sekiranya tipe orang yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Kita dapat menawarkan pada sahabat, teman dekat, saudara atau kerabat. Mereka dapat menjadi orang kepercayaan kita dalam menghandel suatu bagian tertentu dalam perencanaan pesta pernikahan. Sehingga beban kita sedikit terkurangi. Dengan kata lain membuat atau menyusun daftar orang-orang yang berpotensial untuk berdiri di samping Anda.

Periksa kembali daftar Anda. Apakah terdapat orang-orang yang memiliki karakter berakibat dapat menyulitkan Anda nantinya. Seperti mereka yang suka mengutamakan pendapat mereka sendiri, yang sulit bekerja sama, Sering terlambat, senang memberikan tekanan-tekanan tersendiri terhadap Anda. Baik mereka teman, kerabat atau saudara, jika ada seseorang yang Anda tidak cocok dengan atau tidak suka atau berpikir akan membuat pengalaman Anda kurang indah, Sebaiknya tidak melibatkan mereka. Berikan mereka sesuatu peranan yang lain dalam pernikahan, jika mereka benar-benar harus disertakan.

Pastikan pula tidak ada konflik baik Anda dengan calon panitia pernikahan Anda, ataupun antara panita sendiri. Paling tidak Anda sudah mengurangi potensi perselisihan atau komplikasi lain. Sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.

Tentang Pesta Pernikahan

Sepasang pengantin dalam pesta pernikahannya seolah-olah menjadi jelmaan sosok raja dan ratu sehari. Bagaimana tidak, sebab pada pesta pernikahan mereka lah menjadi sorotan utama perhatian para undangan. Baik itu pesta pernikahan yang dilakukan secara tradisional ataupun internasional, tergantung dari kesepakatan dan pesta yang diinginkan oleh pengantin dan keluarganya. Dalam budaya negara Indonesia, pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan yang berbeda melain juga menggabungkan dua keluarga, sehingga seringkali pesta pernikahan dipengaruhi oleh keputusan kedua keluarga. Diluar kebudayaan tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu dipahami tentang pesta pernikahann, yakni sebagai berikut:
  • Pesta pernikahan memiliki makna yang berbeda-beda bagi setiap pasangan pengantin. Ada kalanya mereka menganggap pesta pernikahan merupakan hal yang penting dan harus dilakukan, dengan berbagai alasan diantara sebagai pembuktian dan pengumuman kepada khalayak bahwa mereka sudah menikah, atau sebagai ungkapan rasa syukur, atau sebagai perayaan dihari yang sangat membahagiakan dan istimewa sehingga pada masa-masa berikutnya dapat dikenang dan lain sebagainya. Beberapa orang yang lain berpendapat bahwa pesta pernikahan tidak perlu dilakukan atau kurang penting. Beberapa diantara mereka menganggap bahwa hal terpenting adalah kehidupan selanjutnya atau berumah tangga, sehingga pesta pernikahan sering dianggap sedikit berlebihan. Maka toleransi perlu diterapkan, sebab adanya perbedaan pendapat atau sudut pandang tentang pesta pernikahan tersebut.
  • Jenis pesta pernikahan merupakan hal yang dapat dipilih, atau bukan sesuatu yang sangat paten, biasanya dipengaruhi oleh kebudayaan dan kebiasaan daerah setempat, budaya daerah asal orang tua, ataupun keinginan dari pengantin sendiri. Semua jenis pesta pernikahan pasti memiliki kelebihan masing-masing, baik yang tradisional ataupun internasional. Alangkah sebaiknya ketika membuat suatu keputusan akan pesta pernikahan dilakukan diskusi baik antara calon pengantin ataupun dengan keluarga masing-masing. Sehingga dalam penyelenggaraan acara semua dapat berjalan dengan lancar.
  • Pesta pernikahan melambangkan bukanlah hasil kerja individu melainkan hasil dari kerja sama tim, sehingga dibutuhkan dukungan dan semangat kerjasama tim yang berpastisipasi. Seperti kedua calon pengantin sebagai subjek utama, keluarga, teman atau kerabat baik yang menjadi panitia acara atau bukan, hingga para vendor acara pesta pernikahan dan tamu undangan. Dukungan tidak hanya berbentuk dukungan fisik saja melainkan juga dukungan moral, sebab seringkali sebelum pernikahan atau pesta pernikahan pengantin mengalami depresi. Oleh sebab itu tidak hanya loyalitas yang dapat diandalkan melainkan juga dukungan-dukungan moril dan pikiran positif juga sangat membantu.
  • Ukuran besar keci, mewah sederhana berkelas dalam pesta pernikahan sangat tergantung pada jenis pesta, pilihan pengantin akan lokasi pernikahan dan item fisik lainnya termasuk sumber daya yang dimiliki oleh pengantin dan keluarga. Sumber daya yang dimaksud dapat berupa modal atau dana yang dimiliki, sebab semakin mantap rencana suatu pesta pernikahan dengan tema tertentu yang didukung dana yang sangat memadai serta tamu undangan yang berlatar belakang kelas satu dapat menciptakan suasana pesta penikahan yang semakin berkelas atau elegant. Agama atau gaya pernikahan juga merefleksikan seberapa besar suatu pesta pernikahan.

Selektif Dalam Membuat Pesta Pernikahan

Merancang suatu pesta pernikahan, bukanlah hal yang mudah.Sebab banyak hal yang harus diperhatikan untuk memperoleh pesta perikahan yang berkesan dan menjadi kenangan indah tidak hanya bagi diri Anda melainkan bagi tamu undangan. Tetapi dalam pelaksanaan baik dalam perencanaan pernikahan hingga pelaksanaan pesta, kita harus berhubungan dengan banyak pihak, baik keluarga, teman atau kerabat, hingga pemerintah dalam mengurus administrasi pernikahan. Selain itu harus berurusan dengan vendor-vendor pesta pernikahan,seperti dekorasi, gaun pengantin, catering, gedung, entertaiment, hingga penyedia souvenir pernikahan. Maka dalam kesempatan kali ini, MJ akan membahas tentang cara memilih secara selektif dalam membuat pesta pernikahan:

1. Sering kali dalam perencanaan pernikahan, banyak orang yang mengutarakan komentar dan pendapat mereka tentang suatu pesta pernikahan ataupun tentang perencanaan pernikahan kita. Tetapi hal ini kembali lagi pada diri Anda, kada kalanya komentar atau pendapat tersebut justru membuat Anda semakin bingung, maka sediakan waktu bagi diri Anda dan pasangan sebab "Anda yang Menikah, Anda yang membuat acara pesta Bukan Mereka". Diskusikan dengan pasanga dan buat rencana pesta yang benar-benar Anda dan pasangan inginkan dengan segala sumber daya yang Anda miliki.


2. Setelah menentukan rencana termasuk jenis pesta pernikahan yang Anda lakukan. Maka saatnya untuk menentukan jumlah panitia yang terlibat baik dalam perencanaan hingga pesta pernikahan berlangsung. Sebab semakin ekslusive dan formal suatu acara dengan sistematika tertentu (atau orang jawa sering menyebutnya dengan sebutan pakem) maka semakin banyak orang yang terlibat. Misal pesta pernikahan Jawa jika dengan pakemnya anda harus melakukan beberapa urut-urutan upacara tradisional seperti pengajian, siraman, malam midodaren, temu manten dan lain sebagainya. Sedangkan dengan model modern atau gaya internasional barat lain lagi aturan-aturannya. Tetapi aturannya masih lebih fleksibel.


3. Ikut sertakan beberapa orang yang dekat dengan Anda dan pasangan beserta pasangan mereka, untuk menjadi panitia inti dalam pesta pernikahan Anda. Tetapi sebaiknya tawarkan terlebih dahul, dan tanyakan kesediaaan meereka akan menjadi panitia inti. Sebab setiap orang selalu memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Jika mereka bersedia maka Asebelum melakukan pesta pernikahan, Anda dapat melakukan gladi resik dengan mereka, maka persiapan pesta akan lebih matang.

4. Buatlah daftar tamu undangan secara lengkap dan perinci. Sebab jumlah undangan dan sifat-sifat tamu undangan, dapat mempengaruhi kemeriahan dari acara dan jumlah konsumsi yang harus disediakan. Jika Anda ingin menetapkan dress code sebaiknya melihat latar belakang dari tamu undangan Anda.

5. Ketika memilih vendor-vendor untuk pesta pernikahan, dari pemilihan gaun pengantin hingga memilih menu makanan yang akan disajikan. sebaiknya melakukan observasi dan mereview dari beberapa sumber seperti majalah pernikahan, internet atau pengalaman-pengalam teman. Tidak ada salahnya jika terdapat pameran wedding, sangat disarankan untuk hadir, tetapi jangan membuat suatu keputusan kerja sama saat acara tersebut. Sebaiknya mempertimbangkan kembali keterangan atau info yang diberikan oleh calon vendor sebelum Anda menyetujuinya. Ada kalanya saat pameran, Anda hanya terbuai dengan janji manis dari calon-calon vendor yang sedang melakukan persuasif. Maka sebaiknya kepustusan dilakukan secara bijaksana.



STRES MENJELANG PERNIKAHAN (PENYEBAB DAN GEJALA)

Hampir semua orang ingin hari pernikahan atau wedding menjadi hari teristimewa, terindah dan berkesan tidak hanya bagi dirinya dan pasangan tetapi juga bagi para undangan. Sehingga banyak detail-detail pernikahan yang harus disiapkan dengan sesempurna mungkin dan membutuhkan banyak perhatian. Mulai dari mempersiapkan hari pernikahan, susunan acara pernikahan, lokasi pernikahan, biaya pernikahan, undangan, gaun pengantin, salon, aksesoris, dekorasi dan tema pernikahan, souvenir, wedding cake hingga catering pernikahan dan masih banyak hal-hal yang harus dipersiapkan yang lain. Sehingga tidak sedikit diantara kita yang mengalami stress atau depresi  menjelang pernikahan. Kadang kita pun merasakan terlalu banyaknya hal-hal yang disiapkan bukannya semakin menarik tetapi semakin melelahkan, apalagi jika tidak ada yang membantu, demikian pula jika terlalu banyak yang membantu akan semakin ribet dan akhirnya kita tidak bisa menghindari yang namanya stres.
Tetapi tidak banyak orang yang menyadari betapa besar dampak stres bagi kebahagiaan dan hubungan mereka. 

Dari beberapa narasumber menyebutkan bahwa stress semakin tinggi bila terjadi “harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan” atau sering disebut dengan istilah “DAS SOLEN tidak selalu sama dengan DAS SEIN” akhirnya timbul konflik. Harapan dini menjadi aspek kebahagiaan dan disisi lainnya menjadi aspek pemenuhan.  Kadang perfeksionis tentang pengaturan, persiapan pernikahan dan pengadaan detail-detail pernikahan juga menjadi sumber stres menjelang pernikahan. Misal Ladies memiliki banyak angan-angan tentang hari pernikahan tetapi budget tidak memungkinkan, atau Ladies memiliki pendapat yang berbeda tentang ide atau tema-tema pernikahan dengan pasangan atau dengan orang tua. Dan beberapa alasan yang lain karena kecemasan atau kekhawatiran akan beberapa hal yang belum pasti setelah melepas status lajang atau menghadapi peranan baru.  Wah…wah sering kali hal tersebut membebani Ladies…awalnya mungkin Ladies akan bersabar tapi karena semakin besar keinginan atau tekanan, maka bisa menjadi konflik dan efek sampingnya dari stres yang dialami diantaranya:
  • Mengeluh berkepanjangan
  • Sering berselisih dengan pasangan padahal masalah kecil
  • Nangis tanpa alasan yang jelas
  • Mudah marah
  • Tidur tidak nyenyak
  • Sulit berkonsentrasi
  • Nafas rasanya berat banget
  • Pusing, sakit kepala,  bahkan kadang migrain juga kumat
  • Mendadak hobby ngomel atau mendadak suka menyendiri alias moodiness
  • Merasa kurang beruntung atau gagal
  • Merasa kurang siap untuk melangsungkan pernikahan dan lain sebagainya.
Faktor-faktor umum lainnya yang dapat berkontribusi terhadap stres diantaranya mencakup masalah pekerjaan, lebih komitmen pada pasangan, mobilitas atau ruang gerak yang mulai terbatasi, perbedaan status, penyakit, dan kehilangan seorang teman anggota keluarga, atau hewan peliharaan. Bagi mereka akan melakukan perkawinan kedua dan bagi single parent, tuntutan membesarkan anak dan komplikasi keuangan dapat menjadi faktor stres.

So Ladies….. jadi tidak hanya kita saja yang mengalami stres menjelang menikah, klo Ladies punya pengalaman stres menjelang pernikahan boleh bgt looh…bagi-bagi dengan MJ. Untuk cara mengatasi stres menjelang menikah versi MJ dan sahabat so meluncur saja ke artikel pernikahan berikutnya…Keep Spirit yah!! :)

TIPS PERNIKAHAN: MENDAPATKAN SOUVENIR HARGA HEMAT

Wedding atau yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai pernikahan, merupakan peristiwa istimewa yang menyatukan dua insan yang berbeda untuk mengarungi tahap kehidupan yang baru dengan ikatan cinta dan kasih. Pernikahan yang berkesan selalu menjadi impian hampir semua orang terutama kaum wanita, jadi tidak perlu heran jika banyak diantara kita merogoh dalam-dalam demi mencapai impian. Lalu, bagaimana dengan yang ingin menikah berkesan tetapi memiliki budget atau anggaran yang terbatas? Haruskan meminjam uang dan akhirnya harus membayar hingga tujuh turunan? Atau menjual segala benda-benda berharga yang dimiliki hingga benar-benar tercukupi untuk mencapai pernikahan yang meriah dan berkesan? Hal tersebut tidak perlu dilakukan jika Anda pandai menyiasati setiap hal-hal yang diperlukan dalam pesta atau resepsi pernikahan, seperti souvenir pernikahan, undangan hingga tema acara pernikahan. Dalam artikel pernikahan ini, MJ akan menceritakan beberapa tips pernikahan untuk mendapatkan souvenir pernikahan dengan harga hemat, sebagai berikut:

  • Alokasikan dana dan jumlah souvenir pernikahan dengan memperhatikan jumlah undangan pernikahan atau tamu yang akan hadir dalam resepsi pernikahan Anda. Contoh: Alokasi dana Rp 3000,00 hingga Rp 5.000,00. Jumlah undangan pernikahan 200 Undangan, maka sebaiknya memesan 250 souvenir, dilebihi 25% sebagai cadangan. Ingat biasanya dalam pernikahan terdapat tamu yang hadir tanpa undangan misalnya saudara dekat.
  • Pilihlah souvenir pernikahan yang memiliki nilai guna atau yang dapat dimanfaatkan. Sebab jika souvenir tidak memiliki nilai guna maka tidak sedikit dari tamu kita akan membuang souvenir tersebut. Misal souvenir berupa kartu ucapan terima kasih dengan foto kedua mempelai, alangkah sebaiknya terdapat kalender yang berlaku pada kartu tersebut sehingga kartu masih dapat difungsikan sebagai kalender cantik.
  • Jika Anda memiliki ketrampilan dan banyak waktu dapat membuat souvenir sendiri. Seperti souvenir kerajinan tangan dari hasil menjahit, menyulam dan sebagainya. Tetapi perlu diperhatikan! Buat souvenir yang bahan baku mudah didapat dan murah.
  • Belilah souvenir secara grosir ditempat perkulakan atau pasar-pasar sebab harga cenderung murah dari pada Anda membelinya di Mall. Contohnya seperti Pasar Grosir Surabaya (PGS), Pasar Asemka, Pasar Jatinegara dan lain sebagainya.
  • Jika Anda tidak memiliki waktu untuk belanja di pasar atau membuat souvenir maka sebaiknya mencari informasi atau referensi pada internet. Dengan membandingkan harga, kualitas produk, dan lain sebagainya. Jangan mudah percaya pada salah satu e-commerce yang menawarkan souvenir super murah dengan kualitas oke, liat kredibilitas dari wed/blog tersebut. Anda dapat pula memesan di Venus Diamante Souvenir.
  • Jangan ragu untuk mempercantik souvenir dengan pita, hiasan bunga pada saat packing souvenir, ketika masih terdapat sisa alokasi dana. Jangan pula untuk memberikan label nama pasangan, tangga pernikahan atau foto pada souvenir yang akan diberikan. 
So..Ladies selamat berjuang untuk menciptakan pernikahan yang berkesan :)